Warugunung Yatim Management Akan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Wartarembang.com- Warugunung Yatim Management yang merupakan komunitas yang handarbeni yatim akan melaksanakan kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa pada Sabtu depan (22/09/2018) di Balai Desa Warugunung, Pancur, Rembang.

Mathoya, selaku direktur Warugunung Yatim Management mengatakan ada ratusan anak yatim dan puluhan dhuafa dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Rembang yang akan mendapatkan santunan.

“Ada 109 Anak Yatim dari Kecamatan Gunem, Pancur dan Lasem dan 25 Dhuafa dari Desa Warugunung, Pancur yang rencananya akan mendapatkan santunan di Gebyar Warugunung Yatim Management kali ini,” ungkap Mathoya.

Mathoya menambahkan bahwa Gebyar Warugunung Yatim Management ini mengambil tema “Sinau Ikhlas Tresno Asih Mring Sesami” seperti latar belakang pendirian komunitas ini.

Salah satu kegiatan Warugunung Yatim Management adalah santunan anak yatim dan dhuafa (dok: Mathoya, 2018)

Rencananya Bupati Rembang, Abdul Hafidz juga akan hadir dan ikut secara simbolis memberikan santunan kepada Anak Yatim dan Dhuafa. Selain itu, juga akan diundang Camat Pancur, Kepala Desa yang terlibat, serta berbagai donatur untuk ikut memberikan santunan kepada Anak Yatim dan Dhuafa.

Warugunung Yatim Management adalah komunitas sosial yang berfokus dalam santunan anak yatim dan dhuafa berdiri sejak tahun 2017. Semenjak berdirinya dan sudah melihat berbagai macam kegiatan, membuat masyarakat sangat menyambut positif dan mengapresiasi adanya komunitas sosial ini.

Mathoya selaku direktur Warugunung Yatim Management ingin mengajak kepada seluruh desa di Rembang untuk mendirikan Yatim Management sendiri di masing-masing desa.

Menurut Mathoya, ini adalah investasi sosial yang bisa dibentuk untuk memuliakan anak yatim dan dhuafa di seluruh desa se- Kabupaten Rembang. Serta sebagai media untuk memberikan data valid adanya anak yatim dan dhuafa di suatu desa.

Poster Gebyar Warugunung Yatim Management dengan Tema “Sinau Ikhlas Tresno Asih Mring Sesami” (dok: Warugunung Yatim Management,2018)

Warugunung Yatim Management sendiri ke depan juga ingin melebarkan Kegiatan sosial-ekonomi, diantaranya para alumni melakukan usaha untuk melayani dan menghidupi adik-adik yatim, sehingga mereka bisa mandiri. [malahayu/2018]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *