Belajar Demokrasi di Sekolah

wartarembang.com, Pamotan- Senin, 29 Agustus 2016 SMAN 1 Pamotan menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) untuk periode 2016/2017. Bertempat di Aula SMA, pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS berlangsung tertib dan lancar.

Zulfa, siswa salah satu anggota KPU menyebutkan ada tiga pasangan calon kandidat ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Pamotan periode 2016/2017.

“Ada tiga pasangan calon kandidat ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Pamotan tahun ini, yang pertama Muhammad Lutfi Bahar (XI IPS 1) dengan Ifatul Muamanah (XI IPA 1), kedua Muhammad Nur Faiqi Ihas (XI IPS 2)  dengan Fatiqul Ulya (XI IPA 1), ketiga Muhammad Bachtiar Arosyid XI IPA 2) dengan Nia (XI IPA 3),” jelas siswa kelas XI IPA 2 yang juga ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas) tersebut.

Pemilihan Ketua OSIS
Kampanye pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Pamotan (Dok. Penulis).

Zulfa menambahkan, sistem pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS kali ini dengan teknik pencoblosan. Terkait dengan alasannya, siswi berkerudung tersebut menerangkan agar terlihat berbeda dengan lainnya, selain itu teknik pencoblosan juga lebih mudah dilakukan.

Terkait dengan alur pencoblosan dilakukan seperti biasa, yaitu siswa/pemilih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terlebih dahulu melakukan presensi dan mengambil surat suara. Kemudian disediakan bilik suara untuk proses pencoblosan. Setelah itu pemilih mencelupkan satu jari ke tinta untuk bukti telah memilih.

OSIS SMAN 1 Pamotan
Siswa SMAN 1 Pamotan sedang mencoblos di bilik suara (Dok. Penulis).

Yuli Riyatno, S.Pd, selaku pembina OSIS SMAN 1 Pamotan menjelasakan bahwa Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini merupakan proses belajar tentang praktik Demokrasi yang baik. Selain itu, guru yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris tersebut juga menuturkan, bahwa dalam pemilihan ini, siswa juga dapat belajar tentang kejujuran, kemandirian.

“Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini setiap tahun kami gelar. Sebelum mereka menjadi calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, mereka harus menjalani seleksi dari dewan guru kemudian diputuskan oleh MPK. Kemudian untuk tujuannya, kami ingin melatih demokrasi untuk anak-anak. Kemudian juga belajar untuk jujur dan mandiri,” tutur guru yang berdomisili di Demak tersebut.[ean]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.