Siswa SMAN 1 Lasem Juara Penulisan Cerita Rakyat

Wartarembang.com- Jefri Tri Afrianto siswa kelas XI SMAN 1 Lasem menjadi juara ke-2 lomba penulisan cerita rakyat dan presentasi lomba penulisan rakyat tingkat Kabupaten Rembang. Lomba ini diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang bertempat di Gedung Sanggar Budaya komplek Museum RA Kartini pada tanggal 8 November 2017 lalu.

Jefri adalah pemuda Desa Dasun yang jug tergabung dalam komunitas Dasun Heritage Society dan Karangtaruna Desa Dasun. Di Sekolah, ia juga aktif diberbagai organisasi yakni menjadi ketua Dewan Ambalan Pramuka dan Kelompok Jurnalistik SMAN 1 Lasem. Hasil kejuaraan ini membuat bangga pihak sekolah SMAN 1 Lasem.

“Kami merasa bangga dengan keberhasilan anak didik kami Jefri Tri Afrianto yang menjadi juara di perhelatan lomba cerita rakyat. Ini adalah salah satu upaya SMAN 1 Lasem ikut berkontribusi terhadap pelestarian cerita rakyat, semoga ke depannya kami mampu berkontribusi lebih banyak lagi. Apalagi Lasem adalah kota yang penuh dengan nilai-nilai historis dan beragam kultur budaya,” tutur Agung Probo Sasmito guru SMAN 1 Lasem.

Mengangkat Cerita Rakyat Desa Dasun

Inspirasi juara Jefri bermula ketika merasa terpanggil saat mencari cerita rakyat di tempat-tempat tertentu di Rembang. Namun merasa kurang sreg, ia sadar kalau di desanya terdapat cerita rakyat yang cukup menarik.

“Pertama saya udah meniliti di 2 desa di Kecamatan Pancur dan 1 desa di Kecamatan Sluke. Akan tetapi setelah 3 hari naskah mau dikumpulkan saya berpikir, kenapa tidak desa saya saja yang saya buat cerita yaitu Desa Dasun. Karena di desa Dasun ini banyak sekali sejarah ‘yang terlupakan’ dan sebagai obyek wisata serta Desa Dasun ini tempat yg belum di-explore lebih dalam asal usul desanya, untuk itu saya memilih Desa Dasun sebagai daerah penelitian saya,” ungkap Jefri.

Menurut Jefri Desa Dasun bukan hanya menarik karena keramahan masyarakatnya namun juga karena ada objek wisata sejarah yang sangat mungkin untuk dikembangkan dan semangat terbesarnya karena Desa Dasun adalah tempat kelahiran dan tinggalnya bersama keluarga tercinta. Itulah sebabnya tema yang diangkat Jefri dalam lomba penulisan cerita rakyat adalah mengenai asal usul Desa Dasun yang berangkat dari sejarah tutur masyarakat Desa Dasun.

Jefri dan beberapa siswa lainnya menerima trophy dari penyelenggara lomba yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang (dok. istimewa, 2017)

Nilai-nilai Juara

Selesainya lomba Jefri mengungkapkan nilai-nilai dan kesan-kesan yang diambil setelah bersusah payah membuat yang terbaik bagi sekolah maupun desanya.

“Nilai yang dapat saya ambil dari perlombaan ini adalah arti sebuah sejarah di daerah rembang khususnya di Kecamatan Lasem yang harus kita jaga dan kita kembangkan untuk lebih baik. Dalam kegiatan ini saya berpikir meskipun jaman telah berubah, namun nilai sejarah dan nilai kebudayaan di desa ini harus tetap kita lestarikan keasliannya,” semangat Jefri.

Bagi Jefri semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi tak memandang latar belakang sosial budaya-nya.

Jefri mengatakan, “(Kita) tetap semangat untuk berprestasi. Meskipun kita orang desa, kita jangan minder. Begitupun bukan masalah kita anak orang kaya maupun miskin. Kita adalah anak bangsa yang yang memiliki hak yang sama, untuk berkarya agar meneruskan generasi pemimpin bangsa selanjutnya!” [ean/dhs]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *