Mengatasi Siswa Terlambat

Warta Rembang – Cahyo Purnomo, Guru Bimbingan dan Konseling SMA N 1 Pamotan baru-baru ini sedang giat meneliti mengapa anak sering terlambat. Kerab kali terlihat, guru BK yang satu ini bersama dengan anak-anak yang sering terlambat di Ruang Layanan Siswa.

“Pengendalian anak terlambat tak cukup dengan memarahi apalagi membenci. Ada sebab yang kompleks. Jika salah melakukan tindakan, niatan baik itu malah menjadi api,” tegas Cahyo.

Menurut Cahyo, anak yang sering terlambat sebagian besar karena bangunnya kesiangan. Ia menceritakan, petugas STP2K dan guru piket kerabkali dibuat jengkel karena siswanya yang sering terlambat. “Memang sudah ada tindakan, namun belum ada perubahan signifikan,”saat menjawab apakah sudah ada tindakan pengendalian siswa terlambat.

Berdasar hasil penelitiannya, Cahyo menegaskan, untuk mengendalikan siswa terlambat harus dengan bimbingan kelompok yang menyadarkan. Ia sudah membuktikan, dengan bimbingan kelompok yang menyadarkan, ada pengakuan sikap menyesal pada diri siswa. Siswa dengan kesadarannya, mau berjanji untuk mengurangi keterlambatannya bahkan berjanji untuk tidak terlambat. Dan terbukti, siswa benar-benar dengan kesadarannya sendiri, telah mengurangi kebiasaan terlambat. (hadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *