BUMD Migas Rembang Gelar Aspal Buton

Pamotan, WartaRenbang.com,– Pemkab Rembang melalui PT Rembang Migas menjalin kerjasama dengan PT Rajawali Propeerty Jaya yang merupakan produsen aspal alam buton. Uji coba penggunaan aspal alam yang berasal dari Pula Buton Sulawesi Tenggara itu dilakukan di jalan rusak di depan Balaidesa Desa Pamotan, Jumat (23/2). Uji coba sepanjang 50 meter itu disaksikan lanngsung oleh Bupati Abdul Hafidz.

Zaenul Arifin selaku Kepala BUMD Migas Rembang menyampaikan, bahwa kedepan dengan adanya produk Aspal Buton ini, disemua titik kelemahan jalan diwilayah Rembang Zero adanya jalan berlubang, dengan artian jalan dikabupaten Rembang nyaman, halus dan tidak akan membahayakan pengguna jalan.
Pada hari Kamis kemarin (22 Februari 2018), salah satu pemasok aspal Buton dari PT. Rajawali Properti Jaya memaparkan aspal Buton di lantai IV Kantor Bupati Rembang.
Rudi Saputra, dari PT. Rajawali Properti Jaya mengungkapkan aspal Buton merupakan produk lokal Indonesia. Aspal alam jenis ini tidak mengandung minyak, seperti aspal minyak yang diimpor dari luar negeri. Andalan aspal buton yakni campuran panas hampar dingin, kelebihannya dapat diterapkan setiap waktu, meski tidak saat musim panas. Dikala musim penghujan pun, tidak masalah.
“Modifikasi aspal Buton dengan formulanya yang ditemukan anak bangsa kita sendiri, nggak ada yang impor. Yang saat ini produk kita tenar kan aspal Buton campuran panas hampar dingin. Hampar dingin itu bisa dipasang setiap saat. Kami selalu berpegang pada 3 M, mudah, murah dan mutu, “ terangnya.

Acara Demo Aspal tersebut dihadiri Bupati Rembang, Muspida yang dihadiri Sekda, Kepala BUMD Migas Rembang beserta rombongan dan tamu dari PT Rajawali Properti Jaya selaku penyedia barang serta beberapa tamu undangan yang salah satunya dari  LSM Gerbang Berlian ( Gerakan Rembang Bersih Lingkungan ) dan atau beberapa perwakilan dari Desa pamotan salah satunya Kepala Desa setempat H Abdul Rouf,  antusias dengan adanya  Aspal Buton dari Sulawesi Tenggara dan mulai dikenalkan kepada pelaku usaha di Kabupaten Rembang.

Menurut Hafidz, alasan beralih menggunakan aspal buton karena selama ini banyak jalan yang baru diperbaiki sudah mudah rusak seperti jalan Sedan – Karas. Seiringin dengan tingginya realisasi target infrastruktur jalan, Hafidz ingin kualitas penegrjaan benar-benar lebih baik.

Jika kualitasnya memang baik, ia akan mengusulkan kepada paguyuban Kepala Desa agar memakai produk aspal alam buton. Untuk memperoleh barangnya bisa melalui PT Rembang Migas Energi yang ditunjuk dalam hal pemasoknya di Rembang.

Produk Lokal

Komisaris PT Rajawali Properti Jaya, Rudi Sembayang mengungkapkan, aspal Buton merupakan produk lokal Indonesia. Aspal alam jenis ini tidak mengandung minyak, seperti aspal minyak yang diimpor dari luar negeri.

Ia menjelaskan, andalan aspal buton yakni campuran panas hampar dingin. Kelebihannya dapat diterapkan setiap waktu, meski tidak saat musim panas.

“Aspal alam buton ini kualitasnya jauh lebih baik dari aspal biasanya. Jika aspal biasanya tidak tahan air. Produk aspal ini jika terkena air malah bagus, malah semakin rapat,“ bebernya.

Selain itu, harga aspal alam buton terhitung lebih hemat 10 persen dari aspal goreng. Bahkan, Rudi mengklaim, umur aspal tanpa digoreng ini bisa sampai 3 periode musim hujan. “Setelah Sulawesi Tenggara menggunakan, kemudian di Jawa Timur, bahkan hampir seluruh kabupaten di Pulau Madura,” imbuhnya. (A.ha)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *