Bimbingan Belajar Gratis di Rumah Kubik Santriversitas

Wartarembang.com- Dewasa ini biaya pendidikan sudah cukup mahal, terutama bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi. Namun di Sedan, Rembang, hal itu tidak berlaku, di sana terdapat Rumah Kubik Santriversitas (RKS) yakni Bimbingan belajar untuk anak-anak jenjang TK-SD-SMP dibuka secara gratis alias cuma-cuma.

Tina Afriyani, sebagai pendiri sekaligus pembimbing belajar di Rumah Kubik Santriversitas mengatakan, bahwa di sana juga terdapat Perpustakaan. “Rumah Kubik Santriversitas juga terdapat perpustakaan mini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar anak-anak serta membiasakan anak dengan kegiatan membaca.”

Proses belajar anak-anak di Rumah Kubik Santriversitas (dok: Tina Afriyani, 2018)

Kegiatan bimbingan dilaksanakan setiap hari senin- jumat pukul 15.30-17.30 WIB, khusus untuk hari jumat semua anak belajar Bahasa Inggris, Sebagai langkah awal untuk menjadikan kampung inggris.

Rumah kubik santriversitas ini berada di rumah Tina Afriyani sendiri yang beralamatkan di Desa Balokan RT 1 RW 4 Kecamatan Sedan Kab. Rembang.

Tina mengaku, tujuan mendirikan ruang ini adalah sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Mewadahi anak-anak untuk bisa mengembangkan potensi akademik maupun non akademik. Membiasakan belajar dan membaca sejak dini serta membentuk karakter unggul dan terbaik.

Bentuk belajarnya seperti bimbingan belajar pada umumnya. Pertama mereka melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebelum dan sesudah pembelajaran anak-anak membiasakan membaca doa belajar, asmaul husna dan menghafal perkalian.

Rumah Kubik Santriversitas juga menjadi tempat diskusi anak-anak (dok: Tina Afriyani, 2018)

Di sela-sela kegiatan pembelajaran (waktu istirahat) anak-anak menyempatkan untuk membaca buku bacaan seadanya. Meskipun buku yang tersedia masih terbatas, tapi antusias anak untuk membaca sangat tinggi.

“Saya sendiri sebagai pengelola, namun dalam pelaksanaan kegiatan belajar saya di bantu teman sejawat yang biasa di panggil Mbak Nadya. Karena segitu banyak anak-anak yang antusias dalam bimbingan belajar, jadi tidak mungkin kalau semua anak saya yang mengajar sendirian. Maka dari itu saya meminta tolong kepada mbak nadya untuk membantu anak-anak belajar,” tutur Tina Afriyani, memberikan gambaran kerjasama dalam membimbing anak-anak.

Saat ditanya kendala, Tina mengaku terkendala dengan ruang, keterbatasan buku, keterbatasan tempat serta koleksi buku yang ada.

“Kendalanya yakni ruang belajar yang sempit sehingga ketika anak-anak ada yang ramai keadaan pembelaharan jadi sedikit kurang kondusif. Kemudian kurangnya fasilitas seperti meja tulis untuk anak-anak, sehingga ketika proses pembelajaran anak sering mengeluh capek menulis dilantai. Kemudian Kurangnya tentor, sehingga kami blm bisa melayani anak-anak per kelas. Sementara masih double membimbingnya.

Selain itu, buku akademik dan non akademik seperti buku cerita anak-anak juga menjadi hal serius yang harus diperhatikan. Karena trik utama untuk menumbuhkan minat baca¬† anak-anak salah satunya¬† yakni buku yang menarik Sehingga koleksi buku yang ada di perpustakaan RKS harus diperbanyak lagi demi peningkatan minat baca anak-anak,” ungkap Tina.

Anak-anak sedang membaca di perpustakaan Rumah Kubik Santriversitas, Sedan, Rembang (dok: Tina Afriyani, 2018)

Tina berharap, kedepannya fasilitas-fasilitas yang ada dapat menunjang kegiatan belajar mengajar bisa terpenuhi dengan baik. Serta adanya kepedulian pemerintah desa pada khususnya untuk mengembangkan Rumah Kubik Santriversitas.

“Hal yang paling mendasar mengapa saya nekat untuk membuka Rumah Kubik Santriversitas adalah Kebermanfaatan ilmu yang saya miliki. Menyalurkan setitik ilmu kepada adik-adik generasi penerus bangsa menurut saya itu luar biasa. Mereka yg awalnya tidak tau menjadi tau. Mereka yang awalnya tidak mau belajar jadi ikut belajar. Secara pribadi ingin menanamkan kebiasaan “belajar” sangat penting bagi “pelajar”. Dan di lingkungan saya blm ada bimbingan belajar yang Gratis. Supaya kegiatan yang saya rintis ini bisa dinikmati oleh semua kalangan, maka saya berniat untuk tidak memungut biaya kepada anak-anak,” tutur Alumni Sosiologi Antropologi Universitas Negeri Semarang ini.

Tina Afriyani berharap, Rumah Kubik Santriversitas (RKS) bisa dikenal oleh semua masyarakat. Sehingga RKS ini benar-benar dijadikan simpul dalam kegiatan akademik maupun non akdemik. Program-program yang ada di RKS semoga seiring dengan berjalannya waktu bisa bertambah. Bukan hanya perpustakaan dan bimbel mata pelajaran umum saja, tapi bisa merambah ke ranah kreativitas anak-anak salah satunya yaitu keinginan untuk membuka program komputer. [Tina/Ean, 2018]

Rumah Kubik Santriversitas, Alamat : Desa Balokan, RT.01, RW.04, Sedan, Rembang. No Telp: +6282324080127 (Tina Afriyani)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *