Pencegahan Pernikahan Anak, FAD Kumbo: “Masak Anak Gendonng Anak”

Sedan, wartarembang.com – Penampilan pentas seni mulai dari drama sampai tari-tarian memeriahkan rangkaian acara serah terima Plan Program Unit (PU) Rembang kepada Pemerintah Desa Kumbo kecamatan Sedan kabupaten Rembang di lapangan desa setempat, Rabu (7/10) sore.

Dalam pementasan drama yang diperankan oleh anggota dari Forum Anak Desa (FAD) desa Kumbo menampilkan drama yang berjudul ‘Stop Pernikahan Anak’. Dalam pementasan drama tersebut para pemain manyampaikan isi drama bahwa banyak probematika yang terjadi apabila menikah diusia anak-anak, diantaranya kurangnya persiapan mental, ekonomi, sampai penceraian.FAD-kumbo-sedan-rembang

Endang Suprapti, selaku Manajer Plan PU Rembang mengatakan, acara inti dari acara ini adalah serah terima dan tindak lanjut program Plan PU Rembang kepada Pemerintah Desa Kumbo.

Lebih lanjut, Endang sapaan akrabnya menjelaskan, Plan bergabung dengan pemerintah desa Kumbo sejak 2004. Karena memang program basis dari Plan ini adalah tentang isue-isiue anak, maka kami juga mendorong untuk mencapai dan mewujudkan desa ramah anak. “Salah satunya dengan adanya penampilan drama tentang pencegahan pernikahan anak ini yang diperankan langsung oleh anak-anak dari FAD desa Kumbo”, tutupnya kepada wartarembang.com

Plan PU Rembang yang memang menangani sebanyak 30 desa dampingan di kabupaten Rembang dalam jangka beberapa bulan terakhir ini rutin melakukan acara serah terima dan tindak lanjut program dari Plan kepada pemerintah desa yang bersangkutan, ini sebagai upaya perpisahan Plan PU Rembang kepada desa dampingan.

Disela-sela acara, Sipan selaku Kepala Desa Kumbo mengatakan, kami atas nama pemerintah serta masyarakat desa Kumbo mengucapkan banyak terimakasih kepada Plan PU Rembang.

“Adanya Plan di desa kami selama ini sangat bermanfaat, mulai dari pembangunan mental anak, terciptanya forum anak desa, pelatihan-pelatikan SDM yang ada di desa Kumbo, dan maslih banyak lagi yang lainnya”, tutupnya.

Somad salah satu anggota FAD desa Kumbo mengatakan, beberapa upaya pencegahan sudah kami lakukan. Seminggu yang lalu kami mengadakan gerak jalan pencegahan pernikahan anak yang diikuti ratusan anak yang ada di desa Kumbo.

Masih kata Somad, tadi ini dalam drama kami juga menunjukkan betapa banyaknya masalah yang akan dihadapi dalam rumah tangga apabila menikah diusia anak. “Masak anak gendong anak, apa gak lucu itu”, sentilnya. (Aan/WR.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.