Melestarikan Tradisi Ngalungi Sapi

wartarembang.com-Masyarakat desa Babadan, kecamatan Kaliori, jumat pagi , merayakan tradisi ngalungi di Punden Gendul joyo. Serangkaian acara ritual ngalungi digelar dengan ditutup do’a bersama oleh sesepuh punden Gendul Joyo. Acara selanjutnya dimeriahkan melempar uang kepada pengunjung yang hadir.

Salah satu pengunjung-Mamad mengatakan uang yang didapat dari lemparan cukup lumayan untuk menambah kebutuhan.

Sementara sesepuh adat Punden gendul Joyo-Panijan mengatakan, tradisi ngalungi dengan melempar uang di punden Gendul Joyo merupakan salah satu wujud rasa syukur dan penebusan nadzar terkabulnya keinginan warga setempat.

Panijan menjelaskan, Tradisi lempar uang di punden Gendul Joyo ini, merupakan tradisi turun temurun sejak dulu. Pelaksanaanya dilakukan setiap hari Jumat Pahing memasuki pesta panen padi. Tradisi ini sebagai wujud rasa syukur menghormati keberadaan ternak sapi yang telah berjasa membantu petani mengolah lahan pertanian, khususnya dalam membajak sawah dan manfaat kotorannya sebagai pupuk.

Selain berada di punden Gendul Joyo, tradisi ngalungi juga dilaksanakan oleh warga desa Babadan di rumah-rumah warga dengan peserta anak-anak. (Dody Handoko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.