Konfercab PCNU Lasem

Wartarembang.com-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Lasem Jawa Tengah menggelar hajatan besar yakni konferensi cabang atau Konfercab. Kegiatan Konferensi Cabang NU Lasem ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Minggu (14/10/18)

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus ranting, MWC NU, Banom NU, Bupati Rembang dan jajaran Instansi pemerintahan sampai pengurus PWNU Jateng.

Dalam sambutannya, Bupati Rembang Abdul Hafidz selaku perwakilan dari pemerintah rembang menyampaikan pesan kepada peserta Konfercab PCNU Lasem untuk mengembangkan potensi kreatifitas kader-kader NU guna menuju kemandarian umat/masyarakat.

“Lasem merupakan pusat dari pada kerajinan-kerajinan di wilayah Rembang, oleh sebab itu kader NU harus ikut andil dalam berkreasi dalam hal itu, jangan sampai kita kecolongan dengan munculnya produk-produk dari kelompok yang bertentangan dengan NU,” tutur Abdul Hafidz.

Peserta Konfercab PCNU Lasem (14/10/2018)

Ia juga menambahkan, NU harus aktif dalam kegiatan membangun potensi kader, terutama bidang ekonomi yang menjadi pondasi keluarga NU. Memperbanyak pengusaha, kata Abdul Hafidz.

Sementara itu Ketua PCNU Lasem, KH. Sholahuddin Fatawi menjelaskan bahwa pentingnya untuk saling membantu terutama dalam hal kemanusiaan.

“Akhir-akhir ini, sedang terjadi beberapa bencana di berbagai daerah dan itu membuat kami warga nahdliyin Kota Lasem ikut merasakan beberapa kesulitan yang dihadapi para korban. Berangkat dari situlah, kami selalu membuat gerakan kepedulian terhadap korban bencana yang terjadi di berbagai daerah. Ini juga menjadi nilai pokok organisasi NU, bahwa NU selalu menjunjung tinggi nilai sosial kemasyarakatan” tutur KH. Sholahuddin Fatawi, Ketua PCNU Lasem.

Ia juga menambahkan bahwa problem yang dihadapi masyarakat sekarang adalah informasi-informasi liar yang berpotensi untuk memecah belah.

“Saat ini, kita sedang dihadapkan dengan berbagai informasi yang liar oleh sebab itu, wargan NU harus lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar. Kita harus mengedapankan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para ulama NU yaitu kemaslahatan dan kedamaian masyarakat,” imbuhnya.

Pada pembukaan Konfercab kali ini, ditutup dengan proses simbolik pemberangkatan dana bantuan untuk bencana lombok jilid 2 dengan rincian 110 juta uang tunai dan satu truk berisi barang bantuan, pakaian layak pakai dan logistik. (M. Misbahul Munir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.