Kebun Kedondong Tumpangsari – Edisi Transkrip Liputan

wartarembang.com-Desa Bulu terkenal dengan buah kedondong karena buahnya yang besar-besar dan manis-manis. Sekitar 30 tahun yang lalu, Rembang khususnya Bulu terkenal dengan buah kedondongnya. Mungkin saat ini kita ingin mengembalikan dimana Bulu terkenal buah dondongnya. Kebun kedondong milik warga Bulu sekita 1 hektar ditanami buah kedondong, kurang lebih 100 pohonnya 1 jenis kedondong. Setahu saya kedondong seperti itu adalah kedondong hutan buahnya kecil-kecil dan lebih kecut, khususnya seperti ini buahnya besar- besar dan buahnya polos agak kecoklat-coklatan.

Kedondong bulu unggulan buah Rembang
Kedondong bulu unggulan buah Rembang

Kualitas kedondong karena bibitnya dari Bulu sendiri. Dulu ada Dinas Perkebunan, mungkin awal bibit dari Dinas Perkebunan kemudian dijual di umum dan sekaligus dikembangkan di Desa Bulu. Kurang lebih sudah 15 tahun dan 1 tahun bisa panen atau berbuah 2 kali, setelah daun rontok kemudian kembang.

Pemasarannya itu selama ini ada pedagang yang datang(ditebas), ditebas berapa pohon berapa juta. Jadi sipemilik tidak mengolah sendiri atau menjual sendiri di pasar, tetapi pedagang datang sediri ke rumah. Itu yang pertama.  Dan yang kedua pedagang dengan cara mengontrak selama beberapa tahun berapa juta. Selama ini cara itu yang ditempuh sehingga penghasilan si pemilik kebun sendiri saya kira kurang maksimal karena disisi dikontrak sehingga menguntungkan pihak yang mengontrak mestinya. Jadi kita harapkan pengelola atau petani pemilik bisa menjual sendiri atau bisa diunduh dan dijual sendiri, saya kira hasilnya lebih maksimal.

Pohon kedondong
Pohon kedondong

Yang penting dibawah pohon kedondong bersih dari rumput, penyakitnya hanya satu yaitu ores-ores. Dengan kata lain sama dengan penyakit pohon mangga. Itu kalau diobati atau dikasih obat semacam pestisida disuntikkan di lubang-lubang yang terkena virus itu bisa mati lebih mudah pemberantasan penyakitnya. Tinggal orangnya rajin memelihara atau tidak kalau orangnya rajin, saya yakin penyakitnya tidak akan ada.

Terong wuluh sebagai tanaman tumbangsari
Terong wuluh sebagai tanaman tumbangsari

Karena buah kedondong dibawahnya harus bersih, maka para petani mempunyai ide untuk menanami tanaman tumpang sari contohnya ditanami terong wuluh. Terong wuluh ini kalau musim kemarau itu nanti hasilnya akan maksimal, karena sayuran dimusim kemarau kan sulit. Petani harus cukup memberikan airistilahnya diairi atau disirami setiap hari pagi atau sore sehingga tanaman dapat tumbuh denga subur dan buahnyapun saat panen bisa dijual mahal, paling tidak seperti itu harapannya.pengusaha sudah menerapkan sistem proyek mungkin petani ditawari, tapi ini disiapkan petani sendiri untuk tanaman tumpang sari seperti ini.

Rumput gajah odot sebagai tanaman tumbangsari
Rumput gajah odot sebagai tanaman tumbangsari

Ada juga warga kami yang menanam tumpang sari dibawah pohon kedondong dengan ditanami rumput jenis gajah odot, ini kambing mau, sapi juga mau, inipun sangat menguntungkan petani sendiri. Dia tidak menjual kepasar justru orang yang membutuhkan datang kesini sendiri dengan cara satu ikat bisa 10 ribu, 15 ribu, sampai 20 ribu tinggal besar kecilnya ikatannya. Si petani yang menanan tidak repot-repot menjual, tapi peternak sapi atau kambing datang kesini sendiri untuk membeli sesuai kebutuhan mereka. Kemudian yang kedua rumput gajah odot ini setelah habis dipotong, kalau motongnya sampai rata dengan tanah itu akan dapat cepat tumbuh lagi, habis dipotong ditabur pupuk semacam poska atau non organik. Itu akan cepat bersemi lagi sehingga tidak ada betasan berapa tahun rumput ini akan habis.

Rumput gajah odot yang subur
Rumput gajah odot yang subur

Selama kita bisa memelihara dengan baik rumput ini akan tumbuh terus. Keuntungannya disitu. Kemudian dengan ditanami rumput sendiri pohon dondong tidak mengalami kekeringan tanahnya ataupun mengurangi produk buahnya. Jadi keadaan tanah tetap stabil dapat menyimpan air karena ada tanamannya sehingga pertumbuhan dondongpun tidak mengalami gangguan perkembangan.

Rumput ini sudah banyak yang membeli untuk ditanam dan kemudian dikembangkan dengan caranya mereka membeli rumput untuk dikasih ke ternak itu yang dari pok-nya itu jarak 15 cm dipotong sehingga dapat ditanam kembali dan diatasnya dikasihkan ternak, jadi yang ditanam itu bonggolnya . dan lebih bagus lagi kalau ingin cepat tumbuh itu dijegol sampai akarnya dan ditanam lagi, kalau itu kan merugikan tanamannya. Jarak tanam idealnya 1×1 meter. 1 rumpun itu bisa tumbuh 15-20 batang.

Keterangan:

Program: Penelitian Potensi Desa
Judul Film Dokumenter: Kebun Kedondong Tumpangsari – Potensi Desa Bulu, Rembang
File Asli: https://www.youtube.com/watch?v=xULc0P_jPOo
Ketua Program: Ahmad Harnoto
Nara Sumber: Pujiono
Penata Naskah: Rony Kurniawan
Kameran: Mahmudi
Peneliti: Suhadi
Transkriber: Diana Setyaningsih
Penyelaras: Suhadi
Waktu Penelitian: Selasa, 15 Mei 2018
Waktu Transkrip: Senin, 04 Juni 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.