Desa Kumbo Melek Komputer berkat LPK Bina Dhuafa

Wartarembang.com-Beberapa bulan terakhir di tahun 2018 ini, ada sebuah program melek komputer yang sudah berjalanan di Desa Kumbo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Program pelatihan pengoperasian komputer tersebut dirintis oleh LPK Bina Dhuafa.

Program ini merupakan program pengabdian sosial dari LPK Bina Dhuafa untuk masyarakat terutama dalam bidang pendidikan. Program pelatihan komputer ini bersifat gratis bagi setiap anak yang belajar.

Di era milenial saat ini memang kemampuan mengoperasikan komputer menjadi hal yang tak bisa dielakkan sehingga banyak anak-anak Kumbo yang sangat berminat dengan program ini.

Ahmad Harnoto direktur LPK Bina Dhuafa mengatakan, “Untuk peminat pembelajaran ini sangat banyak, karena memang kemampuan mengoperasikan komputer dewasa ini sangat diperlukan bagi peserta didik, baik itu untuk melaksanakan Ujian Nasional maupun syarat mengajukan lamaran pekerjaan.”

Saat ini, peserta pelatihan berjumlah 75 yang merupakan anak-anak dari warga setempat. Materi pelatihan meliputi pengetahuan dan praktik microsoft office seperti microsoft word untuk program awal.

Seorang anak sedang mengoperasikan komputer di LPK Bina Dhuafa Desa Kumbo, Sedan, Rembang. Pelatihan Pengoperasian komputer ini gratis bagi siapa saja yang ingin belajar komputer (dok: lpk bina dhuafa, 2018)

Jika peserta didik telah mendapat pengetahuan dan menguasai microsoft word, nantinya peserta didik dibekali dengan pengetahuan lanjutan seperti microsoft excel, microsoft power point, photoshop, corel, hingga editing video dan desain web.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara rutin pada hari Jumat dan Minggu di gedung LPK Bina Dhuafa Kumbo. Namun, terkadang jadwal tersebut juga terkendala dengan kegiatan sekolah anak-anak setempat, seperti ekstrakulikuler Pramuka sehingga pihak LPK kedepan akan mengupayakan koordinasi dengan pihak yang bersangkutan.

Selain itu, kendala lain yang ditemui adalah kurangnya jumlah komputer dan tenaga pendidik. Banyaknya peminat pelatihan membutuhkan tenaga pendidik yang lebih agar proses pelatihan dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Hal tersebut berkaitan dengan penerapan metode pembelajaran komputer di LPK Bina Dhuafa, Ahmad Harnoto menambahkan, “Sementara ini kita menerapkan metode pembelajaran modern dan klasikan, yaitu presentasi menggunakan layar proyektor, kemudian mendampingi anak satu persatu untuk mempraktikan.”

Perkembangan belajar peserta didik juga menjadi perhatian bagi yayasan “Biasanya anak-anak diberikan kartu perkembangan proses pendidikan. Jadi setiap sekali pertemuan kalau memang mereka mampu menguasai akan mendapatkan paraf dari pendidik dan apalagi tidak mampu atau menguasai akan mengulang”, tutur Ahmad Harnoto. [Siti Chusnia]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.