Berlatih Berbicara Di Depan Kamera

Wartarembang.com-Teori adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dengan menset berpikir masyarakat saat ini. Namun bukan semuanya harus tentang teori belaka namun mencoba melakukan teori yang telah didapat. Andai saja kita belajar tentang Al-Qur’an namun sama sekali tidak ada tindakan melakukan apa-apa yang telah dipelajari tentang Al-Qur’an tersebut, maka tidak akan bisa dianggap orang itu paham akan teori yang telah dikuasai namun hanya sebatas tau apa yang telah dipelajari.

Banyak masyarakat, siswa, mahasiswa , pandai dalam IQ-nya namun ngomong saja masih membutuhkan ejaan orang lain, apa bisa mereka menyatu kontras hubungan masyarakat dalam kehidupan sosial seperti ini? Bukan dianggap pandai justru dianggap “pasive people” yang hanya dapat menguasai materi tanpa bisa menjelaskan materi itu.

Namun dalam kehidupan yang seperti ini hendaknya kita mampu melakukan keduanya secara beriringan secara harmonis agar apa yang kita dapatkan dengan berupa materi dapat kita lakukan pula dengan sebuah kemampuan menampilkan, menjelaskan serta menjadikan materi itu menjadi sebuah hal yang dapat dikonsumsi masyarakat.

Belajar berbicara di depan kamera sangat diperlukan, karena softskill seperti ini pada jaman sekarang sangat dibutuhkan apalagi terkait dengan media visual yang sangat banyak digandrungi oleh orang.

Tidak usah terlalu jauh misalnya saya sebagai siswa selain menerima materi menerima pelajaran ilmu pengetahuan, dibutuhkan juga keterampilan berbicara, kita yang justru membuat materi yang telah kita dapat akan berkembang secara maksimal. Berlatihlah walaupun sedikit saja hal yang kau kerjakan itu daripada tidak sama sekali. Karena mencoba adalah awal keberhasilan kita bukan hanya dengan menunggu saja namun dengan berani mengambil resiko.

Guru memang menuntut materi agar kita kuasai dan hasil yang didapat maksimal, namun masyarakat bukan mencari hasil saja justru hasil dan sebuah kemampuan beradaptasi ( berbicara umum ) dengan masyarakat harus kontras. “Melatih kemampuan berbicara sulit jika tidak ada usaha yang besar, namun hal itu akan menjadi mudah jika kita melakukannya dengan ikhlas dan yakin jika apa yang kita kerjakan hari ini adalah hal yang dapat kita tuai dimasa depan nanti”. Menurut saya seperti itu.

Mulailah hal-hal yang dapat membawa kita menuju masa depan yang kita inginkan dengan hal kecil karena hal kecil tersebut akan menjadi besar kelak ketika sudah waktunya kita mendapatkannya.

Penulis:

Nugrahaeni Kresna Murti– Siswi SMAN 1 Pamotan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.